Langsung ke konten utama

MENGATASI RASA IRI DI HATI

 


Jika dianalisa, apakah penyebab seseorang memiliki rasa iri? 

Begitu banyak orang di luaran sana yang memiliki kemampuan ataupun kapasitas yang jauh melebihi seseorang yang menjadi objek rasa iri hatinya. Sebagai contoh jika rasa irinya itu menyangkut aspek jabatan, mengapa presiden, raja-raja, ketua organisasi, dsb, tidak menjadi objek keiriannya. Malah orang-orang terdekatnya yang mungkin hanya menempati jabatan yang terbilang rendah seperti pakcamat, walikota, bahkan gubernur menjadikan tumbuhnya rasa iri. 

Perbedaan serta alasan dari problem tersebut bukanlah karena rendah tinggi jabatan, namun lebih karena kedekatan orang tersebut dengan kita sebagai seorang yang menderita rasa iri dihati. 

Oleh karena itu, ada beberapa cara untuk mengatasi rasa iri yang tumbuh berdasar sebab diatas 

  1. Tanamkan kesadaran bahwa Allah memang menciptakan perbedaan dalam diri manusia serta meninggikan derajat sebagian manusia atas manusia lain. Contohnya seorang Nabi saat dibandingkan dengat kita sebagai umatnya.
  2. Tanamkan dalam hati bahwa mungkin dia(seseorang yang menjadi objek rasa iri kita) adalah calon orang sukses, calon presiden, calon imam besar, atau lainnya yang kebetulan menjadi teman atau saudara kita.
  3. Doakan setiap orang terdekat kita dengan doa kesuksesan dan doa kebaikan. Hal ini dapat menumbuhkan rasa ikut berbahagia saat orang lain mendapat kesuksesan.
  4. Ketika melihat keadaan orang lain saat ini, baik itu sukses ataupun tidak, jangan hanya berkeyakinan bahwa masa depan merupakan hal yang tidak pasti, karena keyakinan tersebut mendekati suatu keyakinan lain yang tidak disadari bahwa jika orang tersebut sekarang kurang berprestasi/sukses, dalam ucapan kita memang mengucapkan bahwa masa depan tidaklah pasti tetapi sebenarnya rasa ketenangan kita terletak pada keadaannya sekarang(tidak sukses). Adapun jika dia merupakan orang yang berprestasi dan kita mengucapkan masa depan tidaklah pasti, maka rasa sebenarnya yang tergambar dalam hati adalah kemungkinan orang yang berprestasi tersebut menjadi seorang yang gagal di masa depan. Maka tanamkan di hati bahwa semua orang mungkin, bisa, dan berhak sukses.

الحمد لله رب العالمين

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Lapor Pendidikan (Lapdik) Bagi Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir)

Lapor pendidikan atau Lapdik merupakan proses pelaporan status pendidikan seseorang kepada pihak KBRI bagian Atase Pendidikan Dan Kebudayaan (Atdikbud). Fungsi dari Lapdik adalah agar status kita dalam pendidikan tercatat secara resmi dan membantu kita dalam berbagai permasalahan yang berhubungan dengan pendidikan kita di luar negeri. Di samping itu sebagai mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir -atau sering disebut dengan istilah Masisir-, banyak proses administrasi yang menyaratkan Lapdik terlebih dahulu seperti saat pengurusan iqomah (izin tinggal) atau untuk mendaftarkan program Temus (panitia haji). Berikut merupakan langkah² dalam proses Lapdik bagi para masisir  1. Menyiapkan 2 berkas berikut a) Paspor aktif b) Tanda muqoyyad di universitas/dauroh lughoh ( bisa berupa tadaruj dirosi ataupun nama muqoyyad dalam daftar nama ujian dan ditebalai menggunakan stabilo ) 2. Datang ke kantor konsuler yang berada di Hay Asyir sesuai jadwal yang ada yakni *Jadwal Pelayanan* *مواعيد ...

BARANG BAWAAN YANG HARUS DIBAWA UNTUK MAHASISWA INDONESIA MESIR

 Sudahkah kalian mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa ke mesir? Merupakan hal wajib bagi pelajar, tenaga kerja, ataupun turis yang akan berkunjung ke negara lain agar membawa barang bawaan setidaknya sebagai bekal dalam masa awal tinggal di negara tujuan. Pembahasan kali ini hanya mengerucut pada persiapan bagi para pelajar yang akan mengenyam pendidikan di negri Kinanah. Blog ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saya sebelum  pemberangkatan saya ke Mesir. Berikut saya tampilkan tabel barang bawaan saya secara detail saat pemberangkatan : Menurut saya ada 2 hal berikut yang perlu diperhatikan mengenai barang-barang yang akan kalian bawa : Biasanya awal kedatangan para masisir bertepatan dengan suhu dingin Mesir. Untuk itu sangat dianjurkan membawa persiapan untuk musim dingin terlebih dahulu. Hampir seluruh masisir yang baru datang akan mengalami gatal-gatal yang muncul akibat perubahan suhu dan kelembaban udara antara 2 negara dan sebagai reaksi tubuh dalam p...